Kejar targetan mimpi yang kau inginkan. Jangan takut untuk menggapai mimpimu Hiraukan apa kata orang tentang mimpimu. Jangan menyerah bila hanya baru terjatuh satu kali dalam mengejar mimpimu. Mimpi itu memang terkadang seperti hal yang tak mungkin di capai, namun yakinlah pada mimpimu dan jauhkan rasa pesimis dalam diri. Tetap optimis untuk terus menggapai mimpi itu. Semua itu akan indah pada saat waktunya.
Minggu, 24 Agustus 2014
Pola HCS, Tanam Jahe dengan Cara Baru
Salah satu Video CHS untuk Pola Tanam Salah satu tanaman Hortikultura yaitu jenis Biofarmaka. Jahe Merupakan tanaman yang menjadi tumpuan harapan bagi para kelompok tani di berbagai daerah di Indonesia.....
Pengolahan Minyak Cengkeh
Pengolahan Minyak Cengkeh,
masih tradisional,,, dengan harga jual yang tinggi pabrik minyak cengkeh ini perlu dimaksimalkan untuk proses produksinya. mulai dari On-Farm sampai Off-farm... Perlu adanya teknologi yang lebih modern untuk meningkatkan produksinya sehingga hasilnya pun lebih maksimal...
Sistem Pembibitan Manggis untuk Distribusi
Pengiriman bibit manggis yang telah siap tanam (berumur 1-2
tahun) seringkali menghadapi kendala kerusakan bibit selama perjalanan
karena kerusakan akar maupun berat dan voluminusnya media yang
digunakan. Dalam penelitian ini dilakukan sistem pembibitan manggis
dengan menggunakan dua tahap pembibitan. Tahap pertama adalah dengan
menanam bibit manggis dalam plastik/polibag kecil, kemudian menanam
kembali ke polibag yang lebih besar dengan harapan memudahkan memisahkan
bibit saat akan transplanting di lapang. Penelitian bertujuan mengamati
pertumbuhan bibit manggis yang berbeda populasinya dalam satu polibag
besar dikombinasikan dengan faktor jenis media. Faktor populasi terdiri
dari tiga taraf yaitu 1 , 3 dan 5 bibit per polibag besar.
Faktor media tanam terdiri dari dua taraf yaitu media B1: kompos daun bambu+tanah+pupuk kandang (3:2:1) dan B2: pasir+tanah+pupuk kandang (3:2:1). Hasil pengamatan setelah bibit berumur 6 bulan menunjukkan tidak ada perbedaan tinggi, diameter bibit dan jumlah daun antara bibit yang ditanam di media B1 maupun B2, meskipun pada periode sebelumnya pertumbuhan bibit pada media B1 nampak lebih baik. Bobot kering akar bibit yang ditanam pada media B1 lebih baik daripada di media B2. Jumlah daun bibit dengan populasi 1 bibit per polibag lebih baik dari pada populasi 3 dan 5 bibit per polibag, namun pada bulan ke-6 tidak terjadi perbedaan tinggi dan diameter bibit antar ketiga perlakuan populasi tersebut. Hasil ini merupakan indikasi bahwa penanaman bibit sampai dengan 5 bibit per polibag dapat diterapkan dalam sistem ini.
Faktor media tanam terdiri dari dua taraf yaitu media B1: kompos daun bambu+tanah+pupuk kandang (3:2:1) dan B2: pasir+tanah+pupuk kandang (3:2:1). Hasil pengamatan setelah bibit berumur 6 bulan menunjukkan tidak ada perbedaan tinggi, diameter bibit dan jumlah daun antara bibit yang ditanam di media B1 maupun B2, meskipun pada periode sebelumnya pertumbuhan bibit pada media B1 nampak lebih baik. Bobot kering akar bibit yang ditanam pada media B1 lebih baik daripada di media B2. Jumlah daun bibit dengan populasi 1 bibit per polibag lebih baik dari pada populasi 3 dan 5 bibit per polibag, namun pada bulan ke-6 tidak terjadi perbedaan tinggi dan diameter bibit antar ketiga perlakuan populasi tersebut. Hasil ini merupakan indikasi bahwa penanaman bibit sampai dengan 5 bibit per polibag dapat diterapkan dalam sistem ini.
Selasa, 19 Agustus 2014
Potensi Pala
Pala
(Myristica fragrans) adalah tumbuhan berupa pohon yang berasal dari kepulauan
Banda, Maluku. Akibat nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji
pala telah menjadi komoditi perdagangan yang penting sejak masa Romawi. Pala
disebut-sebut dalam ensiklopedia karya Plinius "Si Tua". Semenjak
zaman eksplorasi Eropa pala tersebar luas di daerah tropika lain seperti
Mauritius dan Karibia (Pulau Grenada). Istilah pala juga dipakai untuk biji
pala yang diperdagangkan.Sedangkan untuk harga minyak pala naik dari US$ 26 per
menjadi US$ 60 per kilogram. Harga minyak sereh juga meningkat dari sekitar US$
4-4,5 menjadi US$ 9-10 per kilogram.
Pala
merupakan tanaman multiguna dan komoditas ekspor Indonesia nonmigas utama ini
kaya akan vitamin C, kalsium, dan fosfor. Pala juga biasa digunakan sebagai
obat diare, kembung, mual, serta untuk meningkatkan daya cerna dan selera
makan. Dalam Untuk upaya memberikan nilai tambah kepada petani serta
berdasarkan berbagai pertimbangan lain seperti tingginya permintaan pasar
dunia, harga yang menjanjikan, dan peran Indonesia sebagai pemasok utama
kebutuhan minyak pala dunia, sudah sepatutnya minyak pala lebih diutamakan
sebagai produk ekspor Maluku. Olahan pala menjadi minyak pala merupakan peluang
pangsa ekspor yang menjanjikan tentunya dengan mutu dan standar ekspor yang
baik.
Menurut
data pada tahun 2010, nilai ekspor rempah-rempah Indonesia mencapai
211,910 juta dolar AS. Amerika Serikat masih menjadi tujuan eskpor
tanaman rempah terbesar. Sebanyak 50 persen rempah Indonesia disalurkan ke
negara Barack Obama, sisanya baru ke Uni Eropa. Ekspor rempah ke Amerika
Serikat mencapai 121,177 juta dolar AS. Indonesia kaya akan keanekaragaman komoditas
rempah-rempah, beberapa komoditas rempah-rempah yang diperdagangkan di pasar
internasional adalah lada, pala, vanila, kayu manis, cengkeh, kapulaga, cabe
dan jahe. Dari sekian banyak komoditas rempah-rempah, lada dan pala merupakan
komoditas utama dalam perdagangan rempah-rempah dunia, sekaligus merupakan
produk ekspor unggulan Indonesia dibandingkan dengan komoditas rempah-rempah
lainnya. Bahkan pala dijuluki sebagai “King of Spices“, oleh karena merupakan
produk rempah-rempah tertua dan terpenting dalam perdagangan internasional. Di
dunia terdapat dua tipe minyak pala, yaitu minyak pala Indian Timur (East
Indian) dan minyak pala Indian Barat (West Indian). Minyak pala Indonesia
termasuk minyak pala Indian Timur. Minyak pala Indian Timur memiliki berat
jenis 0,885– 0,915 g/ml dan larut dalam alkohol 90% (v/ v) dengan perbandingan
1 bagian minyak dan 3 bagian alkohol. Produk dari pala (biji, fuli dan minyak
pala) telah diekspor lebih ke 30 negara. Adapun negara-negara pengimpor utama
produk pala antara lain adalah Singapura, Belanda, Hongkong, Jepang, Belgia,
Malaysia, Amerika Serikat, Perancis, India, Italia, Jerman, dan Thailand.
Minggu, 17 Agustus 2014
Arti dan Lambang Kabupaten Kuningan
MAKNA UMUM LAMBANG DAERAH KABUPATEN KUNINGAN
Dengan modal semangat dinamis,
konstruktif, sportif, semangat menegakkan keadilan, melenyapkan
kebathilan, sanggup berjuang membangun dan bertaqwa kepada Allah SWT
untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
ARTI UNSUR-UNSUR LAMBANG DAERAH
Dasar
Perisai berbentuk lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia berarti tenang, penegak keamanan Pancasila dan UUD 1945 serta lambang keadaan yang selalu aman, tenteram dan sejahtera.
Perisai berbentuk lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia berarti tenang, penegak keamanan Pancasila dan UUD 1945 serta lambang keadaan yang selalu aman, tenteram dan sejahtera.
Kuda Jantan
Melambangkan sifat masyarakat kuningan yang dinamis, konstruktif, kretif, sportif, semangat menegakan keadilan dan melenyapkan kebathilan. Dalam sejarah perjuangan leluhur Kuningan dan masa gerilya dalam Kabupaten Kuningan, kuda digunakan sarana angkutan dan juga digunakan sebagai alat perjuangan, serta terkenal dengan Leutik-leutik kuda Kuningan (Kecil-kecil kuda Kuningan).
Melambangkan sifat masyarakat kuningan yang dinamis, konstruktif, kretif, sportif, semangat menegakan keadilan dan melenyapkan kebathilan. Dalam sejarah perjuangan leluhur Kuningan dan masa gerilya dalam Kabupaten Kuningan, kuda digunakan sarana angkutan dan juga digunakan sebagai alat perjuangan, serta terkenal dengan Leutik-leutik kuda Kuningan (Kecil-kecil kuda Kuningan).
Gunung Ciremai
Menunjukan Kuningan berada di kaki gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan tanahnya yang subur, udaranya sejuk dan nyaman, cocok untuk daerah wisata.
Menunjukan Kuningan berada di kaki gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan tanahnya yang subur, udaranya sejuk dan nyaman, cocok untuk daerah wisata.
Air Sungai Lima Gelombang
Air sungai melambangkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki lima sungai yang besar, yaitu Cisanggarung, Cijolang, Cisande, Cijangkelok dan sungai Citaal.
Air sungai melambangkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki lima sungai yang besar, yaitu Cisanggarung, Cijolang, Cisande, Cijangkelok dan sungai Citaal.
Bokor Kuning
Melambangkan sejarah lahirnya Sang Adipati Kuningan yang kemudian menjadi kepala pemerintahan pertama di Kuningan pada tanggal 1 April 1498. Bokor Kuning diartikan juga sebagai lambang lahirnya Pemerintah Kabupaten Kuningan pada tanggal 1 September 1498.
Melambangkan sejarah lahirnya Sang Adipati Kuningan yang kemudian menjadi kepala pemerintahan pertama di Kuningan pada tanggal 1 April 1498. Bokor Kuning diartikan juga sebagai lambang lahirnya Pemerintah Kabupaten Kuningan pada tanggal 1 September 1498.
Padi
Melambangkan kesuburan di bidang pangan.
Melambangkan kesuburan di bidang pangan.
Kapas
Melambangkan kesuburan di bidang sandang.
Melambangkan kesuburan di bidang sandang.
ARTI WARNA
Hijau :
Kemakmuran, kesejukan, ketenangan dan harapan (optimis)
Kemakmuran, kesejukan, ketenangan dan harapan (optimis)
Putih :
Kesucian, kebersihan, kejujuran, keadilan dan kewibawaan
Kesucian, kebersihan, kejujuran, keadilan dan kewibawaan
Hitam :
Tegak, kuat, kebenaran, ampuh dan teguh
Tegak, kuat, kebenaran, ampuh dan teguh
Biru :
Kesetiaan, ketaatan, kepatuhan, kebesaran jiwa, berpandangan luas, perasaan halus, rendah hati dan berjiwa besar
Kesetiaan, ketaatan, kepatuhan, kebesaran jiwa, berpandangan luas, perasaan halus, rendah hati dan berjiwa besar
Kuning Emas :
Kesejahteraan, keagamaan, keagungan, keluhuran dan keluhungan
Kesejahteraan, keagamaan, keagungan, keluhuran dan keluhungan
Potensi Cengkeh di Kabupaten Kuningan
Kamis, 14 Agustus 2014
Cara Pengolahan Cengkeh

Tanaman cengkeh merupakan salah satu potensi indonesia yang sampai saat ini menjadi tumpuan bagi petani perkebunan cengkeh di berbagai wilayah indonesia.
Cengkeh (Eugenia
Caryophyllus) adalah tanaman perkebunan yang dapat mencapai ketinggian hingga 20 meter. Daun mudanya berwarna
merah muda terang, lalu berubah
menjadi hijau kekuningan setelah tua, dan menjadi
keras. Yang diambil dari tanaman
cengkeh adalah bunganya, dan bunga
cengkeh berkelompok mulai tiga hingga
sepuluh tangkai, di mana setiap
tangkai berisi tiga kuntum bunga.
Ketika kaliks (bagian luar) dari bunga
berubah dari hijau ke merah
muda menjadi kuning merah muda,
dan sebelum bunga mekar mengeluarkan
benang sari, bunga cengkeh harus dipanen. Kelompok tangkai
bunga harus dipanen bersamaan menggunakan tangan. Perusakan cabang-cabang kecil harus dihindari untuk menjaga produktifitas
setiap tanaman pada musim panen
tahun berikutnya.
Bunga-bunga
dilepaskan dari tangkainya dengan tangan. Satu tangan memegang pangkal tangkai
bunga sedangkan tangan lainnya membengkokkan sambil sedikit memuntir sehingga
bunga lepas. Tangan pekerja dan ruangan tempat bekerja harus bersih untuk
menjaga kualitas tetap baik. Bunga dan tangkai dipisahkan, lalu bunga segera
dikeringkan, bila tidak akan terjadi proses fermentasi yang dapatmenurunkan
kualitas cengkeh yang dihasilkan. Biasanya pengeringan dilakukan dengan
penjemuran, dengan bunga cengkeh diletakkan di atas tikar pandan atau di atas
rak. Penggunaan rak-rak dalam penjemuran lebih baik untuk menghasilkan
keseragaman dalam warna dan kadar air. Pengerinan biasanya memakan waktu empat
sampai lima hari. Di akhir penjemuran, kadar air cengkeh berkisar antara 8
hingga 10% dengan warna merah coklat. Proses pengeringan yang tidak baik akan
menghasilkan cengkeh dengan warna coklat pucat.
Bunga cengkeh yang telah
kering dibersihkan dari debu dan
kotoran halus lainnya dengan cara menghembuskan
angin pada cengkeh yang ditempatkan di dalam keranjang.
Bisa juga dengan menjatuhkan cengkeh dari ketinggian
tertentu di tempat terbuka sehingga angin yang bertiup akan
menerbangkan debu dan kotoran halus
yang menempel pada cengkeh.
Penggunaan cengkeh yang utama
adalah:
- Untuk memberi aroma dan citarasa pedas pada rokok kretek khas Indonesia.
- Untuk memberi aroma dan citarasa khusus pada makanan dan minuman.
- Untuk memproduksi minyak esensial yang banyak digunakan dalam farmasi dan kesehatan.
Standar
perdagangan internasional
Kriteria
|
Batasan
|
Kadar air, % (basis basah)
|
<8
|
Benda asing, % (basis berat)
|
<1
|
Bunga berjamur, %
|
<1
|
Langganan:
Postingan (Atom)
